SKRIPSI PENDIDIKAN BAHASA ARAB ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA ARAB PADA MATA KULIAH ISTIMA’ I

Written By Wira Junior on Friday, June 28, 2013 | 2:58 AM



      
" ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA ARAB PADA MATA KULIAH ISTIMA’ I "



       BAB I
       PENDAHULUAN

A.            LATAR BELAKANG MASALAH

Tidak dapat disangkal lagi, bahwa bahasa adalah sistem lambang berupa bunyi yang bersifat sewenang-wenang (arbitrer) yang dipakai oleh anggota-anggota masyarakat untuk saling berhubungan dan berinteraksi (Sumarsono, 2004: 18). Bahasa juga berfungsi sebagai alat yang digunakan seseorang untuk mengemukakan pendapat, pikiran dan perasaannya kepada orang lain. Dengan bahasa manusia bisa membentuk masyarakat dan peradaban. Andaikata tidak ada bahasa, maka dia tidak akan dapat melakukan hal tersebut di atas. Atas dasar inilah maka sangat wajar bila kita mengatakan bahwa semua aktivitas yang kita lakukan sepanjang hidup kita selalu membutuhkan bahasa.
Kebanyakan orang belajar lebih dari satu bahasa. Seseorang mungkin dapat mengetahui atau belajar dua bahasa atau lebih dari permulaan hidupnya. Yang lebih terbiasa ialah bahwa dia belajar bahasa kedua atau bahasa asing sesudah sistem bahasa pertamanya mantap.
Tidak dapat di sangkal, bahwa seseorang yang mempelajari suatu bahasa asing akan mendapati kesulitan-kesulitan, yang mana kesulitan-kesulitan ini dapat diperkecil apabila dia memiliki faktor-faktor pendorong yang sangat kuat atau dengan kata lain dia memiliki keinginan yang kuat untuk mempelajari bahasa tersebut.
Oleh karena kajian bahasa tidak cukup dengan mengenali ciri-ciri konstruksi bahasa, tetapi ia harus lengkap dengan mengenali fungsi dalam kerangka masyarakat (Hamdani, 2004: 7). Maka seseorang yang ingin mempelajari bahasa kedua atau bahasa asing di tuntut untuk memiliki keterampilan-keterampilan berbahasa, yang mana keterampilan ini dapat dia kembangkan dan kuasai sesuai dengan motivasinya dalam mempelajari bahasa keduanya.
Rajiman membagi keempat keterampilan tersebut di atas kepada keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis (Tarigan 1986 :1). Keempat aspek tersebut sangat berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya.
Bahasa asing dapat dengan mudah dipelajari bila dibandingkan dengan mempelajari bahasa dari suatu daerah. Dengan maksud, para pembelajar dapat mempergunakan empat keterampilan berbahasa dilingkungan penuturnya. Oleh karena itu, empat keterampilan berbahasa ini dapat dipelajari dan dipergunakan.
Menyimak dalam proses berbahasa merupakan keterampilan pemula yang harus dimiliki oleh seseorang yang sedang mempelajari suatu bahasa. Keterampilan ini memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan proses-proses berfikir yang mendasari bahasa. Hal ini dipertegas oleh Dawson sebagaimana yang di kutip oleh Tarigan bahwa melatih keterampilan berbahasa berarti pula melatih keterampilan berfikir”. (Tarigan, 1986:1)
Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa asing yang lambat laun mulai dipelajari oleh para pembelajar di dunia. Di Indonesia pun bahasa ini mulai dipelajari, terlebih lagi bahwa mayoritas masyarakatnya beragama Islam, yang mana mereka memiliki kitab Al-Qur’an yang diturunkan dengan bahasa Arab.
Salah satu perbedaan bahasa Arab dengan bahasa lainnya yaitu bahwa bahasa ini memiliki banyak kata-kata ambigu, dan tidak jarang satu kata mempunyai dua atau tiga arti yang berlawanan. Tapi, dalam saat yang sama seseorang dapat menemukan kata yang tidak mengandung kecuali satu makna yang pasti saja. (Shihab, 2001: 98)
Bagi pembelajar Indonesia, menyimak bukanlah suatu hal yang dapat di anggap mudah. Hal ini dikarenakan dalam setiap harinya kesempatan untuk menyimak bahasa Arab sangatlah sedikit. Dan bagi pembelajar bahasa Arab, masalah yang dihadapi pada saat mempelajari Istima’ biasanya adalah suara, kosakata, struktur kalimat dan sebagainya.
Selain kesulitan dalam hal berbahasa, banyak kesulitan lain yang muncul dalam mempelajari Istima’. Kesulitan ini dapat berupa permasalahan yang berasal dari diri pribadinya (instrinsik) dan dari lingkungan (ekstrinsik), kesulitan lainnya pun dapat disebabkan dari hal-hal yang menghambat pada Proses Belajar Mengajar (PBM), seperti kurangnya fasilitas pendukung kelancaran PBM, terlampau banyaknya jumlah mahasiswa dalam satu kelas, kurangnya motivasi, ketidakhadiran dosen dan sebagainya.
Berdasarkan pemaparan di atas, maka penulis ingin mengadakan penelitian seputar kesulitan mempelajari bahasa Arab. Penelitian ini berangkat dari pengalaman penulis yang kerap kali mendapatkan kesulitan dalam mempelajari bahasa Arab dalam mata kuliah Istima’. Dengan alasan inilah, maka peneliti memberi judul penelitian: Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Arab Pada Mata Kuliah Istima’ I (Studi Analisis Deskriptif  Terhadap Mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2004/2005 ______________________).

B.            RUMUSAN MASALAH
                Penulis membatasi permasalahan dalam penelitian ini yang hanya akan membahas mengenai hal-hal yang menjadi permasalahan bagi mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab _____ yang meliputi:
a.       Faktor-faktor instrinsik yang mencakup motivasi, minat, dan psikologis mahasiswa dalam belajar bahasa Arab.
b.       Faktor-faktor ekstrinsik yang mencakup lingkungan disekitar kampus dengan berbagai proses belajar mengajar di kelas.
Penelitian ini hanya dilakukan kepada mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2004/2005 ________________________ yang telah mengikuti perkuliahan Istima’ I.
Adapun rumusan masalah dari penelitian ini penulis operasionalkan kedalam pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.                   Apakah permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2004/2005 _____________________________________ dalam mempelajari keterampilan menyimak pada mata kuliah Istima’ I ditinjau dari faktor instrinsik pembelajar ?
2.                   Apakah permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2004/2005 ______________________________ dalam mempelajari keterampilan menyimak pada mata kuliah Istima’ I ditinjau dari faktor ekstrinsik pembelajar ?

C.            TUJUAN DAN KEGUNAAN PENELITIAN
1.             Tujuan Penelitian
                Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dari penelitian ini adalah untuk mengungkap kesulitan-kesulitan yang di dapat oleh para pembelajar bahasa Arab dalam mempelajari Istima’I, untuk kemudian memberikan solusi dari permasalahan tersebut. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini adalah:
1.1.       Untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2004/2005 _________________________ dalam mempelajari keterampilan menyimak pada mata kuliah Istima’ I ditinjau dari faktor instrinsik pembelajar.
1.2.       Untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2004/2005 _____________________________ dalam mempelajari keterampilan menyimak pada mata kuliah Istima’ I ditinjau dari faktor ekstrinsik pembelajar.
2.                   Kegunaan Penelitian
Banyak kegunaan yang diharapkan penulis dapat lahir dari penelitian ini, diantaranya adalah penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang nyata bagi perkembangan pembelajaran bahasa Arab pada _____________________________ juga dapat memberikan informasi tentang kesulitan yang dialami oleh mahasiswa dalam mata kuliah Istima’ I, sehingga semua pihak yang terkait merasa perlu untuk mencari faktor penyebab dan juga solusi yang signifikan dalam mengatasi kesulitan tersebut. Adapun kegunaan lain yang diharapkan penulis dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
2.1.               Untuk pengajar:
Penelitian ini dapat dijadikan bahan pemikiran dan pertimbangan oleh pengajar untuk lebih meningkatkan metode pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Istima’ I untuk lebih meningkatkan kualitas hasil yang di dapat dari mata kuliah ini.
2.2.               Untuk mahasiswa:
Penelitian ini dapat mereka gunakan sebagai motivasi untuk lebih giat lagi dalam mempelajari bahasa Arab, sehingga mereka mampu memperkecil kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi.
2.3.               Untuk penulis:
Penelitian ini dapat menambah pengetahuan penulis dalam menyikapi kesulitan-kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam mempelajari mata kuliah Istima’ I, sehingga penulis dapat memberikan solusi untuk mengatasi kesulitan tersebut.

D.            DEFINISI OPERASIONAL
Agar tidak terdapat kesalahan dalam menafsirkan judul penelitian, maka berikut ini penulis akan menjelaskan definisi operasional yang terdapat pada judul penelitian:
1.             Analisis,
adalah penyelidikan suatu peristiwa (karangan, perbuatan dan sebagainya) untuk mengetahui apa sebabnya, bagaimana duduk perkaranya dan sebagainya (Poerwadarminta, 1984: 40). Adapun analisis dalam penelitian ini adalah menganalisis kesulitan-kesulitan yang di dapat oleh para mahasiswa Program Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2004/2005 __________________________ dalam mempelajari mata kuliah Istima’I.
2.             Belajar dan Kesulitan Belajar,
Suatu proses perubahan tingkah laku seseorang (dalam arti luas) yang ditimbulkan/diubah melalui praktek dan latihan (Garry & Kingsley, 1970: 15). Kesulitan belajar adalah masalah yang dihadapi oleh siswa pada saat proses belajar mengajar sehingga tidak berhasil mencapai taraf kualifikasi hasil belajar tertentu (Muhibbin Syah, 2001: 172). Yang dimaksud dengan kesulitan belajar dalam penelitian ini adalah kesulitan mahasiswa dalam mempelajari bahasa Arab pada mata kuliah Istima’ I



 E.            ASUMSI
Asumsi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.                    Kesulitan yang di dapati mahasiswa yang berasal dari faktor-faktor instrinsik yang mencakup motivasi, minat, dan psikologis mahasiswa dalam belajar bahasa Arab.
2.                    Kesulitan yang di dapati mahasiswa yang berasal dari faktor-faktor ekstrinsik yang mencakup lingkungan disekitar kampus dengan berbagai proses belajar mengajar di kelas.

F.            SISTEMATIKA PENULISAN
                Sistematika penulisan yang penulis susun dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
BAB I:                   PENDAHULUAN, terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian, definisi operasional, asumsi, dan sistematika penulisan.
BAB II:                 ANALISIS TEORITIS MENGENAI BELAJAR DAN MENYIMAK (ISTIMA’), terdiri dari pembahasan mengenai pengertian belajar, tujuan belajar, kesulitan belajar, kesulitan belajar bahasa Arab, pengertian menyimak, mata kuliah Istima’ dan pengertiannya, tujuan mata kuliah Istima’.
BAB III:                METODOLOGI PENELITIAN, terdiri dari metode penelitian, populasi dan sampel penelitian,  teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data.
BAB IV.                HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANNYA
BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN .





NBJIKA SOBAT INGIN VERSI LENGKPANYA, SILAHKAN REQUEST DIKOLOM KOMENTAR, DAN TINGGALKAN E-MAILNYA................................

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

11 comments:

ika mustika said...

mohon skripsi lengkapnya sob..
mustikasarii@ymail.com

makasi

Robit said...

izin dkirimi skripsi lengkapnya gan ..
ulinnuharobit@gmail.com
syukran ...

iman said...

mohon dikirim ke email saya y
mzul_iman@yahoo.com

Anonymous said...

kirim ke maulidinasari592@yahoo.com
terimakasih sebelumnya

Anonymous said...

mohon dikirim ke email saya luthfianaainie@yahoo.com

Aan Desca said...

Salam.
Sangat bermanfaat. Ini email aku aan.desca15@gmail.com

muchlis arynata said...

saya minta tolong ma antum tuk bsa membantu saya dalam pmbuatan skripsi, ne email saya, muchlisarynata@gmail.com
wassalam

muhammad ikhwan said...

Assalamualaikum, afwan mas ana mnta tolong dikirim skripsi lengkpnya yah? mnts tolong brt nh...
lina_nurbaeti54@yahoo.com

Anonymous said...

mau yang versi lengkapnya boleh ga??
mnta tolong bgt ne afifaf_aii@yahoo.com

Dahri Fahruddin said...

Aslmualaikum, mohon dikirimkan juga di email saya dahri.fahruddin@gmail.com terima kasih

kang noto said...

tlong krm ke email ane jg yak.. sweet_boyy28@ymail.com
suwun

Post a Comment