DOWNLOAD MAKALAH PENDIDIKAN FAKTOR-FAKTOR PENDIDIKAN

Written By Wira Junior on Saturday, July 13, 2013 | 7:00 PM



FAKTOR-FAKTOR PENDIDIKAN

                                                             
A.    Pendahuluan
Pendidikan merupakan segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam suatu lingkungan hidup yang juga merupakan suatu upaya mewariskan nilai yang akan menjadi penolong dan penuntun dalam menjalani kehidupan, sekaligus untuk memperbaiki nasib dan peradaban umat manusia kearah yang lebih baik.
Untuk membentuk dan memproses tingkat kecerdasan anak, mendidik seorang anak tidaklah mudah. Keberhasilan mendidik dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor pendidikan.
Adapun dalam makalah ini akan dibahas tentang faktor-faktor pendidikan, dengan rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Apa faktor tujuan pendidikan ?
2.      Apa faktor pendidik ?
3.      Apa faktor peserta didik ?
4.      Apa faktor isi dan materi pendidikan ?
5.      Apa faktor metode pendidikan ?
6.      Apa faktor lingkungan pendidikan ?

B.     Pembahasan
1.      Faktor Tujuan Pendidikan
Pendidikan berlangsung dengan proses yang panjang, yang pada akhirnya mencapai suatu tujuan-tujuan tertentu. Setiap kegiatan apapun bentuk dan jenisnya, selalu diharapkan kepada tujuan yang ingin dicapai.
Adapun faktor tujuan pendidikan meliputi:
a.       Tujuan Umum
Tujuan umum merupakan tujuan didalam pendidikan yang menjadi tujuan orang tua dan pendidik lain, dalam segala waktu dan keadaan. Tujuan umum ini dirumuskan dengan memperhatikan hakikat kemanusiaan yang universal.

b.      Tujuan Sementara
Tujuan sementara merupakan  perjalanan untuk mencapai tujuan umum tidak dapat dicapai secara sekaligus, karenanya perlu ditempuh setingkat demi setingkat, yang diupayakan untuk menuju tujuan akhir.
c.       Tujuan Akhir
Tujuan akhir merupakan suatu usaha baru yang berakhir jika tujuan akhirnya telah tercapai.

2.      Faktor Pendidik
Pendidik adalah orang yang memiliki tanggung jawab untuk mendidik. Dalam hal ini kita dapat membedakan faktor pendidikan itu menjadi dua kategori yaitu:
a.       Pendidik Menurut Kodrati
Pendidik menurut kodrati yaitu orang tua. Orang tua wajib memberikan didikan kepada anaknya, selain asuhan, kasih sayang dan perhatian. Karena orang tua merupakan pendidik pertama, utama dan kodrati yang banyak memberikan pengaruh dan warna bagi kepribadian seorang anak.
Orang tua yang secara sadar mendidik anak-anaknya, akan selalu dituntun oleh tujuan pendidikan, yaitu kearah anak yang dapat mandiri dan berakhlak baik.
b.      Pendidik Menurut Jabatan
Pendidik menurut jabatan adalah guru. Guru adalah sebagai pendidik yang menerima tanggung jawab dari orang tua, masyarakat dan negara. Tanggung jawab dari orang tua diterima guru atas dasar kepercayaan yang mampu memberikan pendidikan dan pengajaran, dan diharapkan pula dari pribadi guru untuk dapat memancarkan sikap yang normatif, sebagai kelanjutan sikap dan sifat orang tua pada umumnya.
Guru sebagai pendidik dalam lembaga formal disekolah, secara langsung menerima kepercayaan dari masyarakat untuk memangku jabatan dan tanggung jawab pendidikan. Sementara itu yang termasuk persyaratan untuk menjadi guru yaitu:
Ø    Syarat professional ( ijazah).
Ø    Syarat biologis ( kesehatan jasmani).
Ø    Syarat psikologis (kesehatan mental).
Ø    Syarat paedagogis-didaktis (pendidik dan pengajaran).
Ø    Taqwa kepada TuhanYang Maha Esa dan berakhlakul karimah.
Ø    Bertanggung jawab dan berjiwa Nasional.

3.      Faktor Peserta Didik
Peserta didik ialah orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau sekelompok orang yang menjalankan kegiatan pendidikan. Karakteristik dari peserta didik yaitu:
Ø  Belum memiliki pribadi dewasa.
Ø  Kelemahan dan ketakberdayaanya.
Ø  Berkemauan keras untuk berkembang.
Ø  Ingin menjadi diri sendiri.
Sedangakan faktor peserta didik meliputi:
a.         Keturunan
   Kita dapat mengatakan bahwa sifat-sifat atau ciri-ciri yang terdapat pada seorang anak adalah keturunan, jika sifat-sifat atau ciri-ciri tersebut diwariskan atau diturunkan dengan melalui sel-sel kelamin dari generasi yang lain.
   Suatu sifat atau ciri-ciri yang terdapat pada seseorang belum pasti diterima melalui keturunan dari orang tuanya, mungkin juga sifat keturunan tersebut diwarisi dari nenek atau buyudnya. sebab tidak semua individu  dari suatu generasi menunjukkan sifat-sifat yang menurun dapat  juga sifat-sifat ini tersembunyi selama beberapa generasi.
   Soal keturunan pada manusia adalah soal yang sulit, yang tidak dapat dengan tergesa-gesa diambil keputusan bahwa suatu sifat atau ciri yang terdapat pada seseorang itu merupakan keturunan atau bukan keturunan.
b.         Pembawaan
   Pembawaan adalah seluruh kemungkinan atau kesanggupan (potensi) yang terdapat pada suatu individu dan yang selama masa perkembangan benar-benar dapat direalisasikan.
   Dengan demikian ,seorang anak atau manusia itu sejak dilahirkan telah mempunyai kesanggupan untuk berjalan, potensi untuk berkata-kata dan lain-lain. Untuk dapat  diwujudkan dengan nyata, potensi tersebut harus mengalami perkembangan serta membutuhkan latihan pula. Disamping itu, tiap-tiap potensi itu memiliki masa kematangan masing-masing.
   Pembawaan atau bakatnya itu terkandung dalam sel benih (kiemcel), yaitu keseluruhan kemungkinan yang tertentu oleh keturunan. Inilah yang dalam arti terbatas dinamakan pembawaan (aanleg).

4.      Faktor Isi dan Materi Pendidikan
Faktor isi materi pendidikan adalah segala sesuatu oleh pendidik yang akan langsung disampakan kepada peserta didik.
Ø  Faktor Isi
-      Kurikulum adalah sesuatu yang direncanakan sebagai pegangan guna mencapai tujuan pendidikan.
-      Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator penilaian, alokasi waktu dan sumber bahan belajar.
Ø  Faktor Materi
Dalam usaha pendidikan yang diselenggarakan dikeluarga, disekolah, dan masyarakat, ada syarat utama dalam pemilihan beban atau materi pendidikan yaitu:
·           Materi harus sesuai dengan tujuan pendidikan.
·           Materi harus sesuai dengan peserta didik.

5.      Faktor Metode Pendidikan
Faktor metode pendidikan adalah cara yang digunakan oleh pendidik dalam menyampaikan materi dengan cara-cara tertentu untuk mencapai tujuan pendidikan.
Macam – macam metode pendidikan
a.         Metode Ceramah
Metode ceramah adalah metode dimana seorang pendidik memberikan penjelasan-penjelasan tentang materi yang diberikan, dan peserta didik  mendengarkan apa yang dijelaskan pendidik.
b.         Metode Diskusi
Metode diskusi adalah metode dialog yang dikemas dalam tanya jawab, yang mendorong peserta didik untuk aktif  berfikir.

6.        Faktor Lingkungan Pendidikan
Faktor lingkungan adalah meliputi kondisi alam dunia yang dengan cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku, pertumbuhan dan perkembangan manusia.
Adapun faktor-faktor lingkungan pendidikan meliputi:
a.         Lingkungan keluarga
Keluarga merupakan lembaga pendidikan tertua, bersifat informal, yang pertama dan utama dialami oleh anak serta lembaga pendidikan yang bersifat kodrati yang bertanggung jawab, merawat, memelihara, melindungi, dan mendidik anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Pendidikan keluarga ini berfungsi sebagai:
Ø  Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak.
Ø  Menanamkan dasar pendidikan moral.
Ø  Memberikan dasar pendidikan sosial.
Ø  Meletakkan dasar-dasar pendidikan agama.
b.         Lingkungan sekolah
Sekolah bertanggung jawab atas pendidikan anak selama mereka diserahkan dilembaga sekolah. Lingkungan sekolah merupakan pendidikan utama yang kedua, yang berfungsi  sebagai:
Ø  Sekolah membantu orang tua mengerjakan kebiasaan-kebiasaan yang baik serta menanamkan budi pekerti  yang baik.
Ø  Sekolah melatih kecakapan anak untuk bisa membaca, menulis,berhitung, menggambar sertai lmu-ilmu yang lain yang sifatnya mengembangkan kecerdasan dan pengetahuan.
Ø  Disekolah diberikan pelajaran etika, keagamaan, estetika, membedakan benar atau salah.



c.         Lingkungan masyarakat
Masyarakat mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap berlangsungnya segala aktifitas yang menyangkut masalah pendidikan. Untuk itu bahan yang diberikan kepada peserta didik sebagai penerus kehidupan masyarakat harus disesuaikan dengan keadaan dan tuntutan masyarakat dimana kegiatan pendidikan berlangsung.
Berikut ini adalah beberapa peran dari masyarakat yaitu:
Ø  Masyarakat berperan serta dalam mendirikan dan membiayai sekolah
Ø  Masyarakat berperan dalam mengawasi pendidikan agar sekolah tetap membantu mendukung cita-cita dan kebutuhan masyarakat.
Ø  Masyarakat ikut menyediakan tempat-tempat pendidikan.
Ø  Masyarakat ikut menyediakan berbagai sumber untuk sekolah.

C.    Simpulan
1.      Faktor tujuan adalah usaha pencapaian oleh peserta didik yang meliputi tujuan umum, tujuan sementara dan tujuan akhir.
2.      Faktor pendidik adalah pembimbing, pengaruh, sekaligus pemegang tanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan. Faktor ini meliputi, fartor kodrati dan faktor jabatan.
3.      Faktor peserta didik adalah orang yang menerima pengaruh dari seseorang yang menjalankan kegiatan pendidikan.
4.      Keturunan dan pembawaan adalah suatu kesatuan yang memang berasal dari sel telur yang kemudian berkembang dan terwujud didalam karakteristik, bakat, fisik dan lain-lain.
5.      Faktor metode adalah cara penyampaian materi untuk mencapai tujuan pendidikan.
6.      Faktor lingkungan adalah meliputi faktor keluarga, sekolah dan masyarakat.



DAFTAR PUSTAKA

Hasbullah. 2003. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
http://download.Faktor-faktor pendidikan.html.diakses tanggal 09 april 2011.
Ihsan, Fudi. 1995. Dasar-dasar Kependidikan. Semarang: Aneka Cipta.
Nasution. 2006. Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Purwanto, Ngalim. 2009. Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis. Bandung: PT Rosda Karya

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

0 comments:

Post a Comment